
JAWA BARAT, forumsumbar —Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo menyusuri jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) mulai dari Cikampek hingga Semarang, Jumat (28/3), guna memastikan kesiapannya dalam mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Menteri Dody menyampaikan bahwa hasil evaluasi menunjukkan kondisi jalan Pantura di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah dalam kondisi baik kendati masih terdapat beberapa titik yang mulai bergelombang.
“Sudah kita anggarkan untuk preservasi menengah hingga berat tergantung kondisi jalannya. Semua posko telah disiapkan dengan alat berat dan alat tambal cepat untuk memastikan lubang-lubang yang muncul bisa segera ditangani,” kata Menteri Dody.
Menteri Dody menambahkan bahwa jika ada lubang baru setelah H-10, penanganan akan dilakukan saat volume lalu lintas tidak terlalu padat agar tidak mengganggu arus mudik.
Selain itu, Menteri Dody menyampaikan pentingnya penanganan masalah kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih (ODOL) untuk mengurangi beban APBN untuk perbaikan jalan nasional.

Menurutnya, penanganan komprehensif perlu melibatkan kementerian terkait, seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian PU.
Untuk ruas Pantura Jawa Tengah dan DIY, Kementerian PU telah memetakan 53 titik rawan kemacetan, 30 titik rawan kecelakaan, dan 51 titik rawan bencana, serta menyiagakan 24 posko Lebaran di sepanjang jalurnya.
Terdapat pula sejumlah underpass/flyover untuk membantu mengurai kemacetan, seperti Underpass Joglo dan Flyover Canguk.
(Rel/pu)























