FISIP Unand Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Nagari di Talang Anau

LIMAPULUH KOTA, forumsumbar — Nagari Talang Anau, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, menjadi fokus kegiatan pengabdian berkelanjutan yang dilakukan tim pengabdian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (FISIP Unand).

Tim yang diketuai oleh Dr Roni Ekha Putra ini melakukan sosialisasi penguatan tata kelola kelembagaan nagari di Talang Anau dengan semua unsur kelembagaan yang ada di Nagari Talang Anau.

Hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 22 November 2021 lalu tersebut, Bamus, KAN, MUNA, Bundo Kanduang, Pemuda, Perangkat Nagari, dan unsur masyarakat.

Dalam kegiatan ini Roni Ekha Putra menyampaikan bagaimana nagari dapat menjaga harmonisasi antar lembaga nagari agar dapat bersinergi dalam melaksanakan program atau kegiatan untuk membangun nagari.

“Banyak sekali fenomena yang muncul di nagari/desa di Indonesia terkait dengan hubungan antar lembaga yang tidak seiring dan sejalan untuk kemajuan bersama. Untuk itu dibutuhkan pemahaman bersama kepada seluruh lembaga-lembaga yang ada di nagari terkait dengan fungsi dari kelembagaan,” jelas Dosen Administrasi Negara FISIP Unand ini.

Selain Roni juga hadir anggota tim yaitu Dr Tengku Rika Valentina, Rifki Dermawan, Ilham Havifi, Lusi Puspika Sari, Cici Safitri, Putri Febri Wialdi, Nia Audia, dan Bobi Rizki Ananda.

Persoalan kelembagaan, lanjut Roni, tidak hanya soal bagaimana membangun struktur organisasi, tetapi lebih pada persoalan yang mendasar yaitu tentang nilai yang diadopsi ke dalam organisasi yang menjadi sebuah acuan dalam berperilaku di organisasi atau kelembagaan nagari.

“Lembaga yang kuat akan membantu pemerintah nagari melaksanakan dan mencapai hasil maksimal dalam tugas-tugas pembangunan yang dilaksanakan, baik yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Nagari dan juga rencana kerja pemerintah nagari,” paparnya di hadapan peserta.

Pembicara lain, Rifki menekankan pada pembenahan terhadap kelembagaan pemerintah nagari merupakan salah satu faktor yang menentukan pencapaian tujuan Ber-Nagari.

“Pemerintah Nagari ibarat sebuah bangunan, dimana bangunan yang kuat harus dibangun di atas pondasi yang kuat yaitu nilai yang tercemin dari kelembagaannya,” jelas Rifki.

Di akhir sesi, Roni mengharapkan ada sinergisitas dari lembaga nagari untuk menyukseskan program program nagari.

“Hubungan antar ketiga lembaga ini harus seiring dan sejalan dalam pembangunan nagari. Ketiga unsur juga penting untuk memahami apa saja tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari,” pungkas Roni.

(Rel/Fal)

Tinggalkan Balasan