Debat Berjalan Lancar, Tapi Pas di Luar Pendukung Tidak Atur Jarak

PADANG, forumsumbar — Debat putaran terakhir calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kamis (3/12), di salah satu hotel di kota Padang, berjalan lancar dan baik.

Masing-masing pasangan calon saling lempar argumen dan saling jawab, dengan panduan host, sesuai waktu yang telah ditentukan.

Penyelenggara tetap memakai protokol sesehatan, hanya memperbolehkan 4 orang lainnya, di luar pasangan calon (paslon), setelah sebelumnya dilakukan Rapid tes bagi semua yang akan memasuki ruang debat.

Sejak awal acara debat, semua tertib sesuai aturan berlaku, namun ketika debat usai, pendukung paslon yang berada di luar ruangan mulai berkerumun dan tidak menjaga jarak satu dengan lainnya

Hal ini membuat Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen dan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sumbar Vifner, serta Komisioner KPU Sumbar Nova Indra, geleng-geleng kepala.

 

Mereka terpaksa harus berdiri di ujung tangga eskalator lantai II, dimana debat diadakan, sampai akhirnya semua pendukung meninggalkan tempat dan kembali tidak ada kerumunan.

Menyikapi hal tersebut, Vifner mengatakan, meskipun memakai masker, namun kerumunan yang tidak mejaga jarak, juga merupakan pelanggaran, pihaknya akan membuat surat pada tim pemenangan.

“Kalau debat dan penyelenggaraannya cukup berjalan baik, mengikuti aturan, termasuk prokes, namun kerumunan massa pendukung ini yang harus ditegur,” ulas Vifner.

Dia juga menambahkan, sampai akhir masa kampanye pihaknya akan terus memonitor hal-hal seperti ini, guna menghindari adanya penyebaran Covid-19, dan pasca pilkada masyarakat tetap sehat.

“Kita akan tetap monitor semua kampanye paslon, bagi yang melanggar tentu akan kita tegur, bila perlu kita minta bantuan stakeholder untuk membubarkan,” pungkas Vifner.

(Rel/Cok)